Jakarta - Kementerian Kesehatan melakukan penyesuaian harga obat generik Dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010 tentang harga obat generik. Aturan tersebut terbit awal bulan ini.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menjelaskan, melalui peraturan tersebut, pemerintah menurunkan harga beberapa obat generik yang banyak diperluakan masyarakat dan menaikkan harga obat generik yang selama ini tidak banyak diproduksi karena margin keuntungannya dinilai tipis.
"Aturannya sudah keluar, ada yang naik dan ada yang diturunkan. Tapi lebih banyak jumlah obat yang harganya turun. Sebagian obat generik harganya kami naikkan karena harga sebelumnya di bawah kebutuhan biaya produksi," ujar Endang di Jakarta, Kamis.
Endang mengkhawatirkan jika harga obat generik itu tidak dinaikkan akibatnya obat generik tersebut hilang di pasaran. ”Kalau obatnya hilang, orang yang sakit dan butuh obat itu jadi tidak tertolong," ucap dia.
Dia menjamin bahwa penyesuaian harga obat generik tersebut tidak akan berpengaruh nyata terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan pada fasilitas milik pemerintah. "Bagi orang yang masuk Jamkesmas tidak akan terdampak karena pemerintah yang menanggung. Pembayaran juga dengan sistem paket. Pengaruhnya mungkin bagi orang yang membayar sendiri," katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Sri Indrawaty menjelaskan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010 tentang harga obat generik itu mencakup penetapan harga 453 item obat generik.
”Dalam aturan itu, pemerintah menurunkan harga 63 jenis obat generik yang terdiri atas 106 item sediaan obat generik. Pemerintah juga menaikkan 22 jenis obat generik yang terdiri atas 33 item sediaan obat generik. Yang lain harganya tetap," papar dia. (izn)//PPPRSI
PELAYANAN CEPAT, TEPAT & CERMAT
Memberikan Pelayanan dengan Cepat, tepat dan cermat
Menyediakan hanya pruduk obat yang terjamin keasliannya
Melayani konsultasi informasi obat
Melayani Pesan antar Resep
Melayani Pemeriksaan Kolesterol, Gula Darah, Asam Urat
Menyediakan hanya pruduk obat yang terjamin keasliannya
Melayani konsultasi informasi obat
Melayani Pesan antar Resep
Melayani Pemeriksaan Kolesterol, Gula Darah, Asam Urat
Sabtu, 06 Februari 2010
Kamis, 04 Februari 2010
Leukemia
DEFINISI
Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah.
PENYEBAB
Leukemia biasanya mengenai sel-sel darah putih.
Penyebab dari sebagian besar jenis leukemia tidak diketahui.
Virus menyebabkan beberapa leukemia pada binatang (misalnya kucing).
Virus HTLV-I (human T-cell lymphotropic virus type I), yang menyerupai virus penyebab AIDS, diduga merupakan penyebab jenis leukemia yang jarang terjadi pada manusia, yaitu leukemia sel-T dewasa.
Pemaparan terhadap penyinaran (radiasi) dan bahan kimia tertentu (misalnya benzena) dan pemakaian obat antikanker, meningkatkan resiko terjadinya leukemia.
Orang yang memiliki kelainan genetk tertentu (misalnya sindroma Down dan sindroma Fanconi), juga lebih peka terhadap leukemia.
Sel darah putih berasal dari sel stem di sumsum tulang.
Leukemia terjadi jika proses pematangan dari stem sel menjadi sel darah putih mengalami gangguan dan menghasilkan perubahan ke arah keganasan.
Perubahan tersebut seringkali melibatkan penyusunan kembali bagian dari kromosom (bahan genetik sel yang kompleks).
Penyusunan kembali kromosom (translokasi kromosom) mengganggu pengendalian normal dari pembelahan sel, sehingga sel membelah tak terkendali dan menjadi ganas.
Pada akhirnya sel-sel ini menguasai sumsum tulang dan menggantikan tempat dari sel-sel yang menghasilkan sel-sel darah yang normal.
Kanker ini juga bisa menyusup ke dalam organ lainnya, termasuk hati, limpa, kelenjar getah bening, ginjal dan otak.
Terdapat 4 jenis utama leukemia, yang diberi nama berdasarkan kecepatan perkembangan penyakit dan jenis sel darah putih yang terkena:
Jenis Leukemia Limfositik (limfoblastik)Perkembangan penyakit Akut Cepat Sel darah putih yg terkena Limfosit
JenisLeukemia Mieloid (mielositik, mielogenous, mieloblastik, mielomonositik) Perkembangan penyakit Akut Cepat Sel darah putih yg terkena Mielosit
Jenis Leukemia Limfositik Perkembangan penyakit Kronik
termasuk sindroma S?zary dan leukemia sel berambut) Perkembangan penyakit Lambat Sel darah putih yg terkena Limfosit
Jenis Leukemia Mielositik (mieloid, mielogenous, granulositik) Perkembangan penyakit Kronik Lambat Sel darah putih yg terkena Mielosit
//Medicastore
Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah.
PENYEBAB
Leukemia biasanya mengenai sel-sel darah putih.
Penyebab dari sebagian besar jenis leukemia tidak diketahui.
Virus menyebabkan beberapa leukemia pada binatang (misalnya kucing).
Virus HTLV-I (human T-cell lymphotropic virus type I), yang menyerupai virus penyebab AIDS, diduga merupakan penyebab jenis leukemia yang jarang terjadi pada manusia, yaitu leukemia sel-T dewasa.
Pemaparan terhadap penyinaran (radiasi) dan bahan kimia tertentu (misalnya benzena) dan pemakaian obat antikanker, meningkatkan resiko terjadinya leukemia.
Orang yang memiliki kelainan genetk tertentu (misalnya sindroma Down dan sindroma Fanconi), juga lebih peka terhadap leukemia.
Sel darah putih berasal dari sel stem di sumsum tulang.
Leukemia terjadi jika proses pematangan dari stem sel menjadi sel darah putih mengalami gangguan dan menghasilkan perubahan ke arah keganasan.
Perubahan tersebut seringkali melibatkan penyusunan kembali bagian dari kromosom (bahan genetik sel yang kompleks).
Penyusunan kembali kromosom (translokasi kromosom) mengganggu pengendalian normal dari pembelahan sel, sehingga sel membelah tak terkendali dan menjadi ganas.
Pada akhirnya sel-sel ini menguasai sumsum tulang dan menggantikan tempat dari sel-sel yang menghasilkan sel-sel darah yang normal.
Kanker ini juga bisa menyusup ke dalam organ lainnya, termasuk hati, limpa, kelenjar getah bening, ginjal dan otak.
Terdapat 4 jenis utama leukemia, yang diberi nama berdasarkan kecepatan perkembangan penyakit dan jenis sel darah putih yang terkena:
Jenis Leukemia Limfositik (limfoblastik)Perkembangan penyakit Akut Cepat Sel darah putih yg terkena Limfosit
JenisLeukemia Mieloid (mielositik, mielogenous, mieloblastik, mielomonositik) Perkembangan penyakit Akut Cepat Sel darah putih yg terkena Mielosit
Jenis Leukemia Limfositik Perkembangan penyakit Kronik
termasuk sindroma S?zary dan leukemia sel berambut) Perkembangan penyakit Lambat Sel darah putih yg terkena Limfosit
Jenis Leukemia Mielositik (mieloid, mielogenous, granulositik) Perkembangan penyakit Kronik Lambat Sel darah putih yg terkena Mielosit
//Medicastore
Anemia
DEFINISI
Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal.
Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.
PENYEBAB
Penyebab umum dari anemia:
Perdarahan hebat
* Akut (mendadak)
- Kecelakaan
- Pembedahan
- Persalinan
- Pecah pembuluh darah
* Kronik (menahun)
- Perdarahan hidung
- Wasir (hemoroid)
- Ulkus peptikum
- Kanker atau polip di saluran pencernaan
- Tumor ginjal atau kandung kemih
- Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
Berkurangnya pembentukan sel darah merah
- Kekurangan zat besi
- Kekurangan vitamin B12
- Kekurangan asam folat
- Kekurangan vitamin C
- Penyakit kronik
Meningkatnya penghancuran sel darah merah
- Pembesaran limpa
- Kerusakan mekanik pada sel darah merah
- Reaksi autoimun terhadap sel darah merah
- Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
- Sferositosis herediter
- Elliptositosis herediter
- Kekurangan G6PD
- Penyakit sel sabit
- Penyakit hemoglobin C
- Penyakit hemoglobin S-C
- Penyakit hemoglobin E
- Thalasemia
GEJALA
Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi.
Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang.
Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.
DIAGNOSA
Pemeriksaan darah sederhana bisa menentukan adanya anemia.
Persentase rel darah merah dalam volume darah total (hematokrit) dan jumlah hemoglobin dalam suatu contoh darah bisa ditentukan.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC).
//Medocastore
Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal.
Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.
PENYEBAB
Penyebab umum dari anemia:
Perdarahan hebat
* Akut (mendadak)
- Kecelakaan
- Pembedahan
- Persalinan
- Pecah pembuluh darah
* Kronik (menahun)
- Perdarahan hidung
- Wasir (hemoroid)
- Ulkus peptikum
- Kanker atau polip di saluran pencernaan
- Tumor ginjal atau kandung kemih
- Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
Berkurangnya pembentukan sel darah merah
- Kekurangan zat besi
- Kekurangan vitamin B12
- Kekurangan asam folat
- Kekurangan vitamin C
- Penyakit kronik
Meningkatnya penghancuran sel darah merah
- Pembesaran limpa
- Kerusakan mekanik pada sel darah merah
- Reaksi autoimun terhadap sel darah merah
- Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
- Sferositosis herediter
- Elliptositosis herediter
- Kekurangan G6PD
- Penyakit sel sabit
- Penyakit hemoglobin C
- Penyakit hemoglobin S-C
- Penyakit hemoglobin E
- Thalasemia
GEJALA
Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi.
Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang.
Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.
DIAGNOSA
Pemeriksaan darah sederhana bisa menentukan adanya anemia.
Persentase rel darah merah dalam volume darah total (hematokrit) dan jumlah hemoglobin dalam suatu contoh darah bisa ditentukan.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC).
//Medocastore
Langganan:
Postingan (Atom)